Perempuan dalam Relasi Agama dan Negara

todayRabu, 18 Agustus 2010
18
Agt-2010
5.1K
0

Perempuan berada pada posisi dilematis, bukan sekedar sebagai simbol kesucian dan identitas penanda (purity symbol, marker identity) bangsa dan agamanya, tetapi politisasi agama dengan menggunakan perempuan juga sering terjadi. Dengan bahasa lain, cenderung menjadi alat politik kepentingan. Simbol-simbol agama yang bermain pada ranah kebijakan negara masuk dalam kehidupan perempuan pada wilayah yang paling privat. Dalam praktik ini, tidak ada sarana yang lebih mudah ditangkap di dalam masyarakat daripada tubuh perempuan.

accessibility_new
Menu Aksesibilitas