Menanti Resettlement yang Tak Pasti Kapan WaktunyaImarried to a wrong guy just to save my self from toxic parents and toxicpeople. I was surrounded by fake love, fake friends and fake people. They alltoxic family community. I felt anxiety and depression. It’s all because toxicreligion extreme belief. My adult life started as a...
Perempuan yang Dilacurkan (Pedila)Perempuan yang dilacurkan(pedila) adalah istilah pengganti yang digunakan oleh Komnas Perempuan untukmenyebut prostitusi perempuan atau pekerja seks perempuan di Indonesia. KomnasPerempuan menilai bahwa istilah pekerja seks cenderung melegalisasi kekerasanterhadap perempuan yang...
Laporan Temuan Awal: Membongkar STAGNASI25 TAHUN IMPLEMENTASI KONVENSI MENENTANG PENYIKSAAN DAN PENGHUKUMAN ATAUPERLAKUAN LAIN YANG KEJAM, TIDAK MANUSIAWI DAN MERENDAHKAN MARTABAT MANUSIA DIINDONESIAÂ Laporan ini menunjukkan penerapan CAT dalam beragam konteks: publik maupunprivat, korban laki-laki maupun...
Lenting dalam Kegentingan: Krisis Iklim dan Dampaknya Terhadap Kerentanan PerempuanKomnas Perempuanmenyadari bahwa konflik sumber daya alam semakin berkembang dan beririsandengan krisis iklim. Krisis iklim sendiri mengacu pada perubahan iklim globalyang semakin memburuk, mengancam ekosistem bumi dan kesejahteraan hidupmanusia. Pengem bangan pengetahuan ini...
MEMBANGUN PEMILU NIRKEKERASAN BERBASIS GENDER: SEBUAH PANDUAN PEMANTAUANPemilihan Umum (PEMILU) sebagai mekanisme demokrasi pertama kali diselenggarakan di Indonesia pada 1955 untuk pemilihan anggota DPR. Jalan panjang perjalanan pelaksanaan mekanisme demokrasi ini pada tahun-tahun berikutnya. Perubahan dan penyesuaian terjadi baik proses, waktu,...
Lenyap dalam Senyap: Korban Femisida dan Keluarganya Berhak atas KeadilanFemisida, sebuah diksi tidak awam dan tidak terdengar yang memiliki dampak kontastropik pada perempuan. Secara senyap femisida sebagai puncak kekerasan terhadap perempuan yang menghilangkan nyawa perempuan tidak terdata formal di Indonesia. Pemilahan data pembunuhan berbasis gender di...