Komnas Perempuan Melakukan Dialog dengan Outright International Bahas Penguatan Kerja Sama Advokasi dan Pengembangan Kapasitas

todaySenin, 20 April 2026
20
Apr-2026
11
0

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) melakukan dialog bersama Outright International guna membahas perkembangan isu kelompok keragaman identitas gender dan seksualitas (KIGS) dan tantangan perlindungan hak mereka, serta potensi penguatan kerja sama di tingkat nasional, regional, dan internasional pada (20/4/2026).

Pertemuan diawali dengan pemaparan Komnas Perempuan mengenai situasi kelompok KIGS di Indonesia, termasuk berbagai bentuk diskriminasi, stigma, dan hambatan pemenuhan hak yang masih dihadapi. Komnas Perempuan juga menyampaikan berbagai upaya advokasi yang telah dilakukan dalam merespons diskriminasi terhadap kelompok KIGS, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, sesuai mandat lembaga dalam penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan.

Selanjutnya, Paul Jansen selaku Senior Director for Global Programming Outright International memaparkan berbagai program lembaganya yang berfokus pada dukungan terhadap kelompok KIGS melalui advokasi, riset, dan pendanaan. Selanjutnya, pihak outright menjelaskan sejumlah inisiatif yang dijalankan di tingkat nasional dan regional, termasuk program peningkatan kapasitas organisasi serta aktivis yang bergerak dalam advokasi isu KIGS.

Dalam dialog tersebut, Komnas Perempuan menegaskan bahwa lembaga ini memiliki lima mandat sebagai salah satu Lembaga Negara Hak Asasi Manusia dan secara konsisten bekerja dalam koridor mandat tersebut untuk memperjuangkan penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan, termasuk kelompok KIGS.

Melalui pertemuan ini, Komnas Perempuan dan Outright International membahas berbagai isu bersama yang menjadi prioritas masing-masing lembaga, sekaligus menjajaki potensi penguatan jaringan di level internasional dan regional, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas kelembagaan. Kedua pihak juga menyampaikan kemungkinan berkolaborasi dalam penguatan isu KIGS di tingkat internasional, serta mendukung upaya diseminasi pengetahuan dan penguatan pemahaman publik di Indonesia. Selain itu, berbagai peluang kegiatan bersama yang dapat dikembangkan ke depan akan dibahas lebih lanjut sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama.

Komnas Perempuan berharap dialog ini dapat memperkuat sinergi antar-lembaga dalam mendorong perlindungan hak asasi manusia, penghapusan diskriminasi, serta penguatan ruang aman dan setara bagi seluruh kelompok perempuan dan kelompok rentan. Hadir dalam pertemuan ini Komisioner Komnas Perempuan Rr. Sri Agustini, Daden Sukendar, dan Sondang Frishka Simanjuntak, beserta Badan Pekerja dari Divisi Advokasi Internasional dan Gugus Kerja Perempuan dan Kebhinekaan.

 

accessibility_new
Menu Aksesibilitas